Doa iftitah adalah salah satu doa yang dibaca dalam sholat setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Al-Fatihah. Doa ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan karena berisi pujian, pengagungan kepada Allah SWT, serta pengakuan seorang hamba atas kelemahan dirinya.
Pengertian Doa Iftitah
Secara bahasa, iftitah berarti “pembukaan”. Dalam konteks sholat, doa iftitah adalah doa pembuka yang dibaca di awal sholat setelah takbir.
Para ulama menjelaskan bahwa doa ini merupakan bentuk adab seorang hamba sebelum mulai membaca ayat-ayat Al-Qur’an dalam sholat, dengan memuji Allah terlebih dahulu.
Bacaan Doa Iftitah Lengkap
Ada beberapa riwayat doa iftitah yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Salah satu yang paling masyhur adalah sebagai berikut:
1. Doa Iftitah Riwayat Sahih Muslim
Arab:
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ
اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
Latin:
Allahumma ba’id baini wa baina khatayaya kama ba’adta bainal mashriqi wal maghrib. Allahumma naqqini minal khataya kama yunaqqats tsaubul abyadu minad danas. Allahummaghsil khatayaya bil ma’i wats tsalji wal barad.
Artinya:
“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan timur dan barat. Bersihkanlah aku dari dosa-dosa sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran. Cucilah dosa-dosaku dengan air, salju, dan embun.”
2. Doa Iftitah Pendek
Arab:
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Latin:
Wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal ardha hanifan wa ma ana minal musyrikin.
Artinya:
“Aku menghadapkan wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi dengan lurus, dan aku bukan termasuk orang-orang musyrik.”
Hukum Membaca Doa Iftitah
Para ulama sepakat bahwa doa iftitah hukumnya sunnah, bukan wajib.
Dalam mazhab Imam Syafi’i, doa iftitah sangat dianjurkan dibaca pada sholat fardhu maupun sunnah, terutama pada rakaat pertama setelah takbir.
Jika tidak dibaca, sholat tetap sah, namun seseorang kehilangan keutamaan dari sunnah tersebut.
Waktu Membaca Doa Iftitah
- Dibaca setelah takbiratul ihram
- Sebelum membaca surat Al-Fatihah
- Dibaca pada rakaat pertama
Keutamaan Doa Iftitah
1. Memohon Ampunan Dosa
Isi doa iftitah mengandung permohonan kepada Allah agar dosa-dosa dibersihkan.
2. Membantu Kekhusyukan Sholat
Dengan membaca doa iftitah, hati menjadi lebih tenang dan fokus dalam menjalankan ibadah.
3. Mengikuti Sunnah Rasulullah ﷺ
Doa ini merupakan ajaran langsung dari Nabi Muhammad ﷺ sehingga menjadi bagian dari sunnah beliau.
Pandangan Ulama Tentang Doa Iftitah
Para ulama menjelaskan bahwa terdapat beberapa versi doa iftitah yang sahih dan semuanya boleh diamalkan.
- Tidak ada satu doa iftitah yang wajib
- Semua doa iftitah yang shahih boleh dibaca
- Yang paling penting adalah kekhusyukan dalam sholat
Kesimpulan
Doa iftitah adalah doa pembuka dalam sholat yang berisi pujian dan permohonan ampun kepada Allah SWT. Hukumnya sunnah dan sangat dianjurkan karena membantu menghadirkan kekhusyukan dalam ibadah.
Meskipun terdapat beberapa versi doa iftitah, semuanya berasal dari ajaran Rasulullah ﷺ dan dapat diamalkan sesuai kemampuan masing-masing.

Komentar
Posting Komentar